Sahabatku Cha-Cha
(Sebuah Pengalaman Tak Terlupakan Bagiku)
Author : Dyana Puspa Rahmadewi (Dyana Puspa CL)
(Sebuah Pengalaman Tak Terlupakan Bagiku)
Author : Dyana Puspa Rahmadewi (Dyana Puspa CL)
Hai , perkenalkan namaku Fany. Aku kelas 1 SMP. Usiaku 12
Tahun. Aku akan menceritakan bagaimana kisahku bertemu dengan Cha-Cha Sahabatku
dari negeri sihir. Pagi itu aku bangun
dengan perasaan kaget. Apa yang ku mimpikan semalam itu sangat aneh. Aku berada
di negeri sihir.
Aku bermimpi aku sedang bersembunyi dari kejaran musuh. Namun , musuh mengetahui keberadaanku. Aku pun mengucapkan sebuah mantra. Tetapi ketika aku hampir selesai , tiba tiba seseorang berkata padaku “Fanny , kau hanya mempunyainya satu. Apa kau ingin menggunakannya sekarang??” Ketika aku akan menjawab , tiba – tiba alarm HandPhone ku berbunyi. Aku pun segera mandi dan berangkat sekolah. Di Sekolah aku merasa Bad Mood . Sepulang sekolah, aku melihat sesuatu terbang di sekitarku. Saat ku dekati , dia tampak sangat malu. Lalu aku pun berkata “Jangan takut , aku ingin menjadi sahabatmu” Lalu ia menjawab “Baiklah , namaku Cha – Cha aku dari negeri sihir Valentina , siapa namamu?” Aku menjawab “ Namaku Fany , Salam kenal” “Fanny , apa kau bisa menjaga rahasia ini?” ujarnya. “tentu saja” baiklah , berjanjilah kita akan menjadi sahabat” “baiklah,Cha ”. Pagi itu aku berangkat kesekolah pagi – pagi , hari itu ada ulangan Bahasa Inggris mendadak. Melihat soal – soal yang ada aku bingung. Semalam aku tak belajar tentang Bahasa Inggris. Karena hari itu tidak ada pelajaran Bahasa Inggris. Tetapi , Cha – cha datang diwaktu0 yang tepat. Saat aku kebingungan , ia memberi ku jawaban. Tetapi tak semua , yang lain ku kerjakan sesuai kemampuanku. Sepulang sekolah , aku berterima kasih pada Cha – Cha “Cha , terima kasih sudah memberiku beberapa jawaban tadi”. “Sama – sama , Fan . Kita kan sahabat”. Ketika aku sedang berbicara pada Cha – Cha , tiba tiba ada temanku yang bernama Flora . Cha – cha pun segera bersembunyi“ Kau berbicara pada siapa Fan??” Tanya Flora “Aku hanya akting , Flor” Jawabku . “Oh , yasudah Fan , aku pulang duluan ya.. , sampai besok , daah”Jawab Flora “Daah “ Jawabku. “Heuhh , untung saja , tidak ketahuan , Fan..” Ujar Cha – Cha lega. “Iya Cha.. Bisa bahaya kalau Flora tau..eh Cha , kapan – kapan ajak aku ke negeri sihir yah! Boleh kan??” Pintaku “Baiklah , Fan.. aku akan memperkenalkanmu dengan teman – teman ku” Jawab Cha – Cha . Ketika aku berangkat sekolah , Cha – Cha berkata padaku “ Fan , nanti kau aku ajak ke negeri Valentina , jangan khawatir kau akan terlambat pulang. Karena 1 tahun Valentina = 1 detik di disini” “Baiklah” Jawabku. Sepulang sekolah , Cha – Cha mengajakku ke tempat tersembunyi. Lalu ia membaca sebuah mantra. Setelah Cha – Cha membaca sebuah mantra , kami pun tiba – tiba berada di Valentina. Sesampainya disana , Cha – Cha memperkenalkan teman – temannya kepadaku. Pertama yang ia kenalkan adalah InMi, setelah itu Yniya , dan seterusnya. Setelah berkenalan , Cha – Cha mengajakku bekeliling Valentina. Setelah pua berkeliling , aku pun meminta Cha – Cha agar kembali ke dunia nyata. “Ayo , kita kembali Cha!”pintaku.“Baiklah Fan , jangan beritahukan ini pada siapa pun ya Fan!”balasnya. “Baiklah Cha!”Balasku.Sebuah pengalaman yang tak terlupakan bagiku dapat berteman dengan seorang Peri , dan mengunjungi negeri Peri. Cha – Cha dan aku akan menjadi sahabat selamanya
Aku bermimpi aku sedang bersembunyi dari kejaran musuh. Namun , musuh mengetahui keberadaanku. Aku pun mengucapkan sebuah mantra. Tetapi ketika aku hampir selesai , tiba tiba seseorang berkata padaku “Fanny , kau hanya mempunyainya satu. Apa kau ingin menggunakannya sekarang??” Ketika aku akan menjawab , tiba – tiba alarm HandPhone ku berbunyi. Aku pun segera mandi dan berangkat sekolah. Di Sekolah aku merasa Bad Mood . Sepulang sekolah, aku melihat sesuatu terbang di sekitarku. Saat ku dekati , dia tampak sangat malu. Lalu aku pun berkata “Jangan takut , aku ingin menjadi sahabatmu” Lalu ia menjawab “Baiklah , namaku Cha – Cha aku dari negeri sihir Valentina , siapa namamu?” Aku menjawab “ Namaku Fany , Salam kenal” “Fanny , apa kau bisa menjaga rahasia ini?” ujarnya. “tentu saja” baiklah , berjanjilah kita akan menjadi sahabat” “baiklah,Cha ”. Pagi itu aku berangkat kesekolah pagi – pagi , hari itu ada ulangan Bahasa Inggris mendadak. Melihat soal – soal yang ada aku bingung. Semalam aku tak belajar tentang Bahasa Inggris. Karena hari itu tidak ada pelajaran Bahasa Inggris. Tetapi , Cha – cha datang diwaktu0 yang tepat. Saat aku kebingungan , ia memberi ku jawaban. Tetapi tak semua , yang lain ku kerjakan sesuai kemampuanku. Sepulang sekolah , aku berterima kasih pada Cha – Cha “Cha , terima kasih sudah memberiku beberapa jawaban tadi”. “Sama – sama , Fan . Kita kan sahabat”. Ketika aku sedang berbicara pada Cha – Cha , tiba tiba ada temanku yang bernama Flora . Cha – cha pun segera bersembunyi“ Kau berbicara pada siapa Fan??” Tanya Flora “Aku hanya akting , Flor” Jawabku . “Oh , yasudah Fan , aku pulang duluan ya.. , sampai besok , daah”Jawab Flora “Daah “ Jawabku. “Heuhh , untung saja , tidak ketahuan , Fan..” Ujar Cha – Cha lega. “Iya Cha.. Bisa bahaya kalau Flora tau..eh Cha , kapan – kapan ajak aku ke negeri sihir yah! Boleh kan??” Pintaku “Baiklah , Fan.. aku akan memperkenalkanmu dengan teman – teman ku” Jawab Cha – Cha . Ketika aku berangkat sekolah , Cha – Cha berkata padaku “ Fan , nanti kau aku ajak ke negeri Valentina , jangan khawatir kau akan terlambat pulang. Karena 1 tahun Valentina = 1 detik di disini” “Baiklah” Jawabku. Sepulang sekolah , Cha – Cha mengajakku ke tempat tersembunyi. Lalu ia membaca sebuah mantra. Setelah Cha – Cha membaca sebuah mantra , kami pun tiba – tiba berada di Valentina. Sesampainya disana , Cha – Cha memperkenalkan teman – temannya kepadaku. Pertama yang ia kenalkan adalah InMi, setelah itu Yniya , dan seterusnya. Setelah berkenalan , Cha – Cha mengajakku bekeliling Valentina. Setelah pua berkeliling , aku pun meminta Cha – Cha agar kembali ke dunia nyata. “Ayo , kita kembali Cha!”pintaku.“Baiklah Fan , jangan beritahukan ini pada siapa pun ya Fan!”balasnya. “Baiklah Cha!”Balasku.Sebuah pengalaman yang tak terlupakan bagiku dapat berteman dengan seorang Peri , dan mengunjungi negeri Peri. Cha – Cha dan aku akan menjadi sahabat selamanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar